Jual Sajadah Murah

Jual Sajadah Murah

Ini Dia Perbedaan Haji dan Umroh Dari Segi Waktu & Rukun

Baca Juga

Perbedaan Haji dan Umroh - Indonesia adalah negara dengan mayoritas islam terbesar di dunia. Pastinya sudah tidak asing lagi dengan kegiatan haji ataupun umroh. Ibadah haji termasuk dalam rukun islam yang kelima. Oleh karena itu setiap tahun beribu-ribu orang diberangkatkan menuju mekah Al Mukaramah untuk menunaikan ibadah haji. Sama juga seperti umroh. Walaupun umroh bukanlah rukun islam, tapi juga sangat populer di indonesia. Bahkan jasa-jasa travel umroh sudah bertebaran disetiap kota. Akan tetapi banyak juga travel-travel umroh yang terjangkit kasus. Dan harus berurusan dengan pihak yang berwajib karena kasus penipuan. 

perbedaan haji dan umroh, 0852-2765-5050

Haji dan umroh adalah ibadah yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Karena jarak antara Indonesia dan Saudi arabia yang jauh. Membutuhkan perjalanan yang panjang serta biaya yang tidak murah. Untuk itu mengapa islam hanya mewajibkan sesorang untuk pergi haji bila sudah mampu. Sudah mampu disini tidak hanya pasal finansial. Fisik dan mental pun diperlukan untuk melaksanakan ibadah haji ini. Karena pada saat musim haji, semua orang yang berangkat haji tumpah ruah di Mekah dan sekitarnya. Jutaan manusia melaksanakan ibadah yang sama ditempat yang sama dan waktu yang sama. Bisa dibayangkan bagaimana sesaknya di Mekah ketika musim haji. 

Selain itu pula, cuaca di negara Arab yang sangat ekstrim. Masyarakat Indonesia yang terbiasa dengan iklim tropis dan suhu yang normal akan sulit beradaptasi. Karena di Arab cuaca bisa sangat panas di siang hari dan bisa juga sangat dingin ketika malam hari. Jadi benar-benar memerlukan fisik serta mental yang kuat saat berhaji. Dan karena Indonesia adalah negara terbesar dengan penduduk muslimnya. Pemberangkatan haji setiap tahunnya harus diabatasi kuota. Agar selalu tertib dan aman. Sehingga mengakibatkan terjadinya antrian yang begitu lama. Saat ini rata-rata antrian untuk keberangkatan haji kurang lebih 10 hingga 20 tahun. Lama juga ya.

Berbeda dengan Umroh, Umroh tidak harus menunggu bulan dzulhijah seperti haji. Umroh bisa dilakukan kapan saja dan sifatnya juga bisa mandiri. Tidak seperti haji yang harus mendaftar ke kementrian agama terlebih dahulu. Mungkin dari segi kegiatan ibadah haji dan umroh hampir terlihat sama. Akan tetapi ada beberapa perbedaan antara haji dan umroh sendiri.

Perbedaan haji dan umroh adalah :

Dari segi waktu, waktu pelaksanaan haji dan umroh sangat berbeda. Ketika sedang berhaji orang tersebut bisa sekalian melaksanakan umroh. Akan tetapi ketika umroh tidak bisa sekalian juga melaksankan haji. Karena haji hanya dilakukan ketika sudah memasuki musim haji yaitu pada bulan dzulhijah. Waktu pelaksanaan selama di baitulloh juga terbilang lama. Rata-rata dalam berhaji membutuhkan sekitar 40 hari untuk berangkat hingga pulang kembali ketanah air. Sedangkan untuk umroh, kita bisa menentukan sendiri lama umroh kita. Tergantung paket travel yang dipilih. Umroh juga tidak ditentukan tanggal untuk bertawaf, untuk sai dan sebagainya. Jadi umroh lebih mandiri dan juga biasanya rombongan juga tidak terlalu banyak seperti saat haji. 

Selain perbedaan dari segi waktu ada juga perbedaan haji dan umroh dari sisi rukun. Secara garis besar, rukun haji dan umroh hampir sama. Hanya ada beberapa rukun yang tidak dilaksanakan ketika umroh. Tapi dilaksanakan hanya diwaktu haji. Pada saat haji terdapat 6 rukun haji yang perlu dijalankan. Dan ketika umroh hanya ada 5 rukun yang harus ditunaikan. Apa saja rukun-rukun tersebut? Inilah perbedaan haji dan umroh dari sisi rukun :

  1. Ihram, ihram adalah niat untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh. Ada beberapa kewajiban yang harus diselesaikan ketika berihram. Yakni, ihram atau berniat ketika di miqat. Tidak mengenakan pakaian yang membentuk lekuk tubuh. Untuk laki – laki dilarang memakai pakaian yang ada jahitannya, alas kaki, jubah, penutup kepala dan baju. Jika untuk perempuan boleh mengenakan cadar atau niqob dan sarung tangan. Mengucapkan talbiyah yaitu “Labbaik Allahumma labaik, labbaika laa syarika laka labbaaik. Innalhamda wal ni’mata, laka walmulk laa syarika lak”
  2. Tawaf, tawaf adalah mengitari ka’bah sebanyak tujuh kali pada saat haji atau umroh. Ada beberapa syarat ketika akan melaksanakan tawaf ini. Yaitu, berniat karena Allah ta’ala, menutup aurat karena tawaf sama seperti dengan sholat. Suci dari hadats kecil maupun besar. Ketika memulai tawaf, ka’bah berada disebelah kiri. Memutari tujuh putaran secara berturut turut.
  3. Sai, sai adalah berlari kecil dari Safa ke Marwah dalam rangka beribadah kepada Allah. Sai dilakukan berlari kecil kecil dari Safa hingga marwah. Sai dilakukan sebanyak tujuh kali putaran secara berturut turut. Akan tetapi jika berhenti disela sela sebentar, tidak apa-apa. Apalagi jika memang benar-benar butuh beristirahat. Dan niat sai untuk beribadah kepada allah.
  4. Wukuf, wukuf adalah inti dari ibadah haji. Wukuf dilaksanaan di padang Arafah. Orang yang berhaji tapi tidak melaksanakan wukuf, maka hajinya tidak sah. Wukuf dimulai ketika memasuki 9 dzulhijah ketika matahari telah tergelincir dan berakhir pada tanggal 10 dzulhijah. Wukuf yaitu hadir dikawasan padang arafah entah itu dalam kondisi duduk, berdiri, berbaring sadar atau tidak. Inilah yang menjadi perbedaan haji dan umroh dari sisi rukun. Jadi ketika umroh tidak ada rukun untuk melakukan wukuf. Hanya haji saja yang melakukan wukuf.
  5. Tahalul, tahalul adalah memotong 3 helai rambut, ketika umroh juga sama- sama mencukur rambut. Walau hanya diperintahkan 3 helai rambut, banyak yang mencukur gundul. Itu juga tidak apa-apa.
  6. Tertib, Harus tertib dalam menjalankan urutan rukun – rukun haji dan umroh tersebut.
Jadi perbedaan yang sangat signifikan terdapat pada kegiatan wukuf. Pada saat haji, semua jama'ah wajib melaksanakan ibadah wukuf di Padang Arafah. Dan ketika umroh, tidak diperintahkan untuk ber wukuf. Ada juga perbedaan haji dan umroh beserta dalil yang menguatkan tentang haji dan umroh. Untuk haji telah disebutkan dalam al Quran Surah ali Imron ayat 97 yang artinya :
perbedaan haji dan umroh, 0852-2765-5050
Telah disebutkan bahwa haji adalah kewajiban bagi setiap muslim yang sanggup melaksanakannya secara fisik ataupun finansial. Untuk ibadah umroh, dalil yang menjelaskan tentang ibadah umroh yaitu tersurat dalam QS. Al baqarah ayat 196. Disana telah dijelaskan kewajiban untuk menyempurnakan ibadah haji dan umroh. 

Jadi perbedaan haji dan umroh singkat nya yaitu berada pada niat, waktu pelaksanaan dan rukun ibadah. Jika umroh bisa dilaksanakan tiap – tiap hari. Akan tetapi jika haji hanya bisa dilakukan diwaktu tertentu. Yaitu di bulan dzulhijah. Bagi anda yang telah mampu untuk melaksanakan ibadah haji ataupun umroh. Segera luangkan waktu dan uang anda untuk berbadah di Baitulloh. Karena diluar sana terlalu banyak orang yang bermimpi ingin pergi ke Mekah. Tapi tidak bisa karena alasan finansial taupun fisik mereka. Selalu semangat untuk beribadah kepada Allah SWT.
Ini Dia Perbedaan Haji dan Umroh Dari Segi Waktu & Rukun Ini Dia Perbedaan Haji dan Umroh Dari Segi Waktu & Rukun Reviewed by Jual Sajadah Batik Murah on June 16, 2018 Rating: 5

Top Category 1

Activities
Powered by Blogger.